BilaPerlu.com - CEO juga pendiri Facebook, Mark Zuckerberg menawarkan sebuah solusi akses internet untuk wilayah Indonesia melalui program penggunaan pesawat tanpa awak (drone) rancangan perusahaan facebook tersebut.
Zuckerberg menyampaikan hal ini saat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada gelaran APEC Business Advisory Council di Lima, Peru. Hadir juga dalam acara tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Tujuan Progam Ini
Dikutip oleh Airlangga, Zuckerberg mengungkapkan bahwa pihaknya menawarkan solusi pemerataan akses internet ke wilayah terpencil di seluruh Indonesia melalui program penggunaan pesawat tanpa awak. Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah.
Menurut Airlangga Program konektivitas yang dikembangkan Facebook bisa memadukan pembangunan perekonomian secara keseluruhan. Hal ini sesuai tema APEC, yang menekankan pada kesetaraan pertumbuhan ekonomi.
Airlangga menyebutkan saat ini sektor industri di seluruh dunia sedang bertransformasi untuk menyambut revolusi industri yang ke-4 atau lebih dikenal dengan Industri 4.0.
"Era industri ini menekankan pada kolaborasi proses manufaktur dengan dunia digital, khususnya dengan platform Internet of Things," tuturnya. .
Menurutnya, industri 4.0 bertujuan untuk mencari langkah-langkah lebih efisien dan mengoptimalkan proses produksi agar mencapai output yang maksimal. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian tengah mengkaji beberapa industri yang memungkinkan menjadi pionir industri 4.0 di Indonesia.
Saat ini banyak jenis produk berbasis internet yang dapat ditemui sehari-hari, mulai dari aplikasi media sosial, perbankan, jual-beli dan lainnya. Dengan besarnya peluang pasar internet di Indonesia, diharapkan pula makin bermunculan produk-produk digital baru karya industri dan startup lokal.
"Indonesia harus beradaptasi dengan cepatnya perkembangan teknologi agar tidak tertinggal, dengan terus menciptakan inovasi dan kreativitas yang berkelanjutan," tandas dia.
dikutib dr liputan6
Zuckerberg menyampaikan hal ini saat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada gelaran APEC Business Advisory Council di Lima, Peru. Hadir juga dalam acara tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Tujuan Progam Ini
Dikutip oleh Airlangga, Zuckerberg mengungkapkan bahwa pihaknya menawarkan solusi pemerataan akses internet ke wilayah terpencil di seluruh Indonesia melalui program penggunaan pesawat tanpa awak. Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah.
Menurut Airlangga Program konektivitas yang dikembangkan Facebook bisa memadukan pembangunan perekonomian secara keseluruhan. Hal ini sesuai tema APEC, yang menekankan pada kesetaraan pertumbuhan ekonomi.
Airlangga menyebutkan saat ini sektor industri di seluruh dunia sedang bertransformasi untuk menyambut revolusi industri yang ke-4 atau lebih dikenal dengan Industri 4.0.
"Era industri ini menekankan pada kolaborasi proses manufaktur dengan dunia digital, khususnya dengan platform Internet of Things," tuturnya. .
Menurutnya, industri 4.0 bertujuan untuk mencari langkah-langkah lebih efisien dan mengoptimalkan proses produksi agar mencapai output yang maksimal. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian tengah mengkaji beberapa industri yang memungkinkan menjadi pionir industri 4.0 di Indonesia.
Saat ini banyak jenis produk berbasis internet yang dapat ditemui sehari-hari, mulai dari aplikasi media sosial, perbankan, jual-beli dan lainnya. Dengan besarnya peluang pasar internet di Indonesia, diharapkan pula makin bermunculan produk-produk digital baru karya industri dan startup lokal.
"Indonesia harus beradaptasi dengan cepatnya perkembangan teknologi agar tidak tertinggal, dengan terus menciptakan inovasi dan kreativitas yang berkelanjutan," tandas dia.
dikutib dr liputan6

ConversionConversion EmoticonEmoticon